
Animasistudio.com – Teknik dasar animasi 2D untuk pemula emang kadang bikin overwhelmed ya, apalagi kalau kamu baru banget mau mulai. Tapi tenang, kamu nggak sendirian kok! Banyak animator profesional yang dulu juga mulai dari nol. Yang penting, kamu mau belajar dan konsisten.
Nah, artikel ini bakal nemenin kamu mengenal berbagai teknik fundamental yang wajib dikuasai. Yuk, kita mulai perjalanan seru ini!
Menguasai fundamental dalam animasi, adalah hal yang super penting supaya hasil karyamu nanti kelihatan profesional dan enak ditonton.
Selain itu, dengan paham dasarnya, kamu bakal lebih mudah berkembang ke teknik-teknik yang lebih kompleks nantinya. Makanya, yuk kita pelajari satu per satu teknik dasar animasi 2D untuk pemula dengan santai.

Oke, ini dia salah satu teknik dasar animasi 2D untuk pemula yang paling iconic, Squash and stretch. Teknik ini pada dasarnya adalah teknik memencet (squash) dan meregangkan (stretch) objek untuk memberi kesan volume dan berat.
Bayangin deh, bola memantul ke lantai. Sesaat sebelum menyentuh tanah, bentuknya jadi gepeng (squash), terus pas melambung ke atas, bentuknya jadi memanjang (stretch). Simpel, tapi efeknya luar biasa! Karakter atau objek yang kamu animasikan jadi terasa lebih elastic dan natural.
Yang perlu diingat, meskipun bentuknya berubah-ubah, volume keseluruhannya harus tetap konsisten ya. Jangan sampai karaktermu tiba-tiba kelihatan mengembung atau menyusut tanpa alasan.

Pernahkan kamu lompat tanpa menekuk lutut dulu? Pasti aneh banget, kan? Nah, itulah fungsi anticipation. Dalam animasi, teknik ini memberikan gerakan persiapan sebelum aksi utama terjadi.
Misalnya, sebelum karakter melompat, dia harus jongkok dulu sebentar. Atau sebelum melempar bola, tangannya harus ditarik ke belakang dulu.
Dengan begitu, audiens jadi tahu “Oh, dia mau ngapain nih!” dan gerakan yang terjadi terasa lebih believable.
Sebagai bagian dari teknik dasar animasi 2D untuk pemula, anticipation ini ngebantu banget membuat timing animasimu terasa lebih pas dan nggak kaget-kaget.

Bayangkan kamu lagi nonton teater, tapi aktornya berdiri di pojok gelap panggung. Pasti susah fokus, kan? Begitu juga dengan animasi. Staging adalah teknik mengatur posisi, angle kamera, dan komposisi supaya fokus audiens tertuju ke hal yang penting.
Pastikan aksi utama karaktermu terlihat jelas. Hindari terlalu banyak elemen yang bikin bingung. Consequently, audiens bisa langsung paham cerita yang kamu sampaikan tanpa harus berpikir keras.
Background yang terlalu ramai? Warna yang bentrok? Itu semua bisa ganggu staging. Jadi, keep it simple tapi tetap menarik!

Ini dia teknik dasar animasi 2d untuk pemula yang bikin animasimu nggak kaku!
Follow through adalah gerakan lanjutan setelah aksi utama berhenti. Sementara itu, overlapping action adalah ketika berbagai bagian tubuh bergerak dengan timing yang berbeda.
Contohnya gini, saat karakter berhenti berlari, rambutnya masih bergerak sedikit sebelum akhirnya ikutan diam. Atau saat melambaikan tangan, lengan atas bergerak duluan, baru lengan bawah dan jari-jari mengikuti.
Furthermore, teknik ini menciptakan ilusi bahwa objek punya berat dan momentum. Tanpa follow through, animasi mu bakal kelihatan robotik dan nggak natural.
Baca Juga: Ini Dia Cara Membuat Animasi 2d Sederhana, Mudah dan Murah

Kalau kamu ingin menguasai teknik dasar animasi 2D untuk pemula dengan baik, timing dan spacing adalah fondasi yang wajib dipahami. Timing mengacu pada durasi gerakan, sedangkan spacing adalah jarak antar frame.
Frame yang rapat menghasilkan gerakan lambat. Frame yang renggang, hasilnya gerakan cepat. simple kan? Namun, buat menguasai teknik ini, butuh latihan dan kepekaan mata.
Cobalah eksperimen dengan berbagai variasi timing. Gerakan dramatis butuh timing yang lebih pelan di awal dan akhir (ease in dan ease out), sementara gerakan tiba-tiba bisa linear atau bahkan tanpa ease sama sekali.

Di dunia nyata, hampir semua gerakan natural mengikuti pola lengkung atau arc. Coba deh, ayunkan tanganmu. Pasti membentuk kurva, bukan garis lurus.
Applying this principle, saat menganimasikan kepala yang menoleh, tangan yang meraih sesuatu, atau ekor yang bergoyang, pastikan gerakannya mengikuti path lengkung. Hasilnya? Animasi mu jadi lebih smooth dan menyenangkan untuk dilihat.
Arc yang tepat juga membuat gerakan terasa lebih organik. Meanwhile, gerakan linear yang kaku hanya cocok untuk robot atau objek mekanis.

Secondary action adalah gerakan tambahan yang mendukung aksi utama tanpa mengalihkan perhatian. Misalnya, saat karakter sedang berjalan (aksi utama), tangannya berayun (secondary action), atau kemeja yang berkibar tertiup angin.
Teknik ini ngebikin animasi mu lebih detail dan hidup. Nevertheless, jangan sampai berlebihan ya! Secondary action harus subtle dan melengkapi, bukan malah mencuri perhatian dari aksi utama.

Animasi bukan fotografi. Kamu boleh kok lebay dikit! Exaggeration adalah teknik membesar-besarkan gerakan atau ekspresi supaya lebih impactful dan memorable.
Mata melebar kayak piring saat kaget, atau melompat super tinggi dengan gaya dramatis, itu semua contoh exaggeration yang bikin animasi jadi lebih entertaining. Especially dalam animasi kartun, teknik ini adalah kunci untuk menciptakan momen-momen yang lucu dan menghibur.
Sekarang kamu udah kenal berbagai teknik dasar animasi 2D untuk pemula, kan? Nah, mempelajari berbagai teknik dasar animasi 2D untuk pemula memang butuh kesabaran, tapi perjalanannya seru banget! Dari squash and stretch, anticipation, hingga exaggeration, semuanya punya peran penting dalam menciptakan animasi yang hidup dan menarik.
Next step? Praktek, praktek, dan praktek. Mulai dari animasi sederhana kayak bouncing ball atau simple walk cycle. Jangan langsung ngejar yang rumit-rumit dulu.
Additionally, jangan lupa untuk rajin nonton animasi dan perhatikan teknik-teknik yang dipake. Analisis gerakan, timing, dan staging-nya. Semakin banyak kamu observe, semakin tajam mata dan instingmu dalam menganimasi.
Baca Juga: 7 Aplikasi Terbaik untuk Membuat Animasi 2D di Laptop & HP
Memang sih, menguasai semua teknik ini butuh waktu dan dedikasi tinggi. Tapi tenang, ada solusinya!
Butuh video animasi berkualitas tanpa ribet belajar dari nol? Serahin aja ke Animasi Studio.
Kami hadir sebagai partner terpercaya sejak 2013, pionir di industri animasi Indonesia. Spesialisasi kami di animasi 2D hingga 3D yang nggak cuma keren visualnya, tapi juga efektif menyampaikan pesanmu dengan cara yang engaging dan mudah dipahami.
Mau bikin video explainer untuk produk barumu? Konten edukasi yang bikin audiens nagih? Atau video promosi yang eye-catching? Semuanya bisa kamu pesan secara online dengan proses yang simpel dan efisien!
Tim kreator berpengalaman kami sudah terpercaya oleh berbagai klien dari beragam industri. Mulai dari perusahaan korporat, startup yang lagi naik daun, UMKM yang pengen scale up, hingga sektor hospitality, kuliner, bahkan instansi pemerintahan. Jadi, kamu nggak perlu khawatir soal kualitas.
Yuk, konsultasi gratis sekarang dan wujudin imajinasimu bareng Animasi Studio!