
Explainer video adalah media berbentuk video yang dibuat untuk menjelaskan proses pembuatan atau tutorial sebuah produk maupun layanan. Misalnya, saat kamu mau membuat langkah-langkah bikin aplikasi, nah ini cocok banget pakai explainer video.
Kalau mau lihat contoh explainer video yang lebih jelas lagi kamu bisa cek video berikut ini ya. Video ini adalah contoh explainer video tutorial simponi BNI apps.
Nah, explainer video adalah jenis video yang punya manfaat penting untuk mengedukasi banyak orang. Apalagi saat kamu punya produk/layanan yang cukup kompleks dan kamu kesulitan buat bikin tutorial atau penjelasannya.
Biar semakin paham kita juga akan belajar tentang peran penting sebuah video explainer ini. Supaya kamu bisa berkompetisi dengan kompetitor lain.
Biar makin afdol sebelum tahu manfaat video explainer, kita menyelam lebih dalam dulu untuk memahami apa sih sebenarnya video explainer itu? Yuk pahami…
Hayo masih inget nggak penjelasan explainer video di awal artikel ini? Yups explainer video itu adalah video yang dibuat untuk menjelaskan sesuatu secara ringkas, visual, dan mudah dipahami. Hal yang dijelaskan bisa berupa produk, layanan, aplikasi, sistem, proses kerja, maupun informasi tertentu.
Format video explainer cukup fleksibel. Video ini bisa dibuat menggunakan live action, screen recording, motion graphic, ilustrasi, video animasi atau kombinasi beberapa format.
Namun, animasi menjadi salah satu pilihan yang menarik karena dapat membantu memvisualisasikan sesuatu yang sulit ditampilkan secara langsung. Misalnya, perusahaan memiliki aplikasi dengan banyak fitur. Daripada menjelaskan semua fitur melalui dokumen panjang, informasi tersebut dapat dibuat menjadi video tutorial dengan animasi dan screen recording.
Setelah memahami pengertiannya, sekarang kita masuk ke bagian yang tidak kalah penting. Sebenarnya, apa saja manfaat menggunakan explainer video?
Tidak semua produk atau layanan bisa dijelaskan hanya dalam satu atau dua kalimat.
Produk teknologi, aplikasi, sistem perusahaan, maupun layanan tertentu terkadang memiliki banyak fitur dan tahapan. Video explainer dapat membantu memecah informasi tersebut menjadi beberapa bagian yang lebih mudah dipahami.
Manusia lebih mudah memahami informasi ketika mendapatkan gambaran visual yang jelas.
Misalnya, daripada hanya mengatakan “klik menu laporan kemudian pilih periode”, tutorial dalam bentuk video dapat langsung menunjukkan letak menu dan langkah yang harus dilakukan.
Audiens tinggal mengikuti alurnya.
Video explainer juga bisa digunakan untuk kebutuhan edukasi. Materinya dapat berupa tutorial penggunaan aplikasi, pengenalan sistem baru, sosialisasi program, hingga penjelasan suatu proses.
Karena dapat diputar berulang kali, audiens juga bisa kembali menonton bagian tertentu ketika membutuhkan informasi.
Selain edukasi, explainer video juga dapat digunakan sebagai media untuk memperkenalkan produk atau layanan.
Informasi mengenai fitur, manfaat, cara kerja, hingga keunggulan produk dapat dikemas dalam satu video yang lebih menarik.
Video yang dibuat dengan visual dan gaya komunikasi yang sesuai identitas perusahaan juga dapat membantu membangun karakter brand.
Karena itu, pembuatan explainer video sebaiknya tidak hanya memikirkan “informasinya sudah masuk atau belum”, tetapi juga bagaimana informasi tersebut disampaikan dengan gaya yang sesuai dengan audiens.

Lalu, bagaimana cara membuat video animasi explainer?
Secara sederhana, prosesnya tidak hanya dimulai dari membuat gambar atau animasi. Ada beberapa tahap yang perlu dipersiapkan agar video yang dihasilkan benar-benar bisa menyampaikan pesan dengan baik.
Pertama, tentukan apa yang ingin disampaikan. Apakah video dibuat untuk menjelaskan produk? Tutorial aplikasi? Edukasi? Atau memperkenalkan sebuah layanan? Tujuan ini akan menentukan konsep dan gaya penyampaian video.
Selanjutnya, kenali siapa yang akan menonton video tersebut. Bahasa dan visual untuk pelanggan umum tentu bisa berbeda dengan video yang ditujukan kepada karyawan, mahasiswa, atau tenaga profesional.
Setelah tujuan dan audiens ditentukan, informasi kemudian disusun menjadi script. Script menjadi panduan utama untuk menentukan apa yang akan dikatakan, visual apa yang muncul, dan bagaimana alur video berjalan.
Storyboard digunakan untuk menggambarkan rencana visual setiap scene. Di tahap ini, tim dapat menentukan karakter, ilustrasi, teks, transisi, hingga pergerakan kamera sebelum masuk ke proses produksi.
Setelah konsep dan storyboard disepakati, proses produksi animasi dapat dimulai. Elemen visual kemudian dianimasikan dan digabungkan dengan voice over, sound effect, maupun musik agar video terasa lebih hidup.
Tahap terakhir adalah melakukan review. Informasi, visual, audio, hingga keseluruhan alur diperiksa kembali sebelum video digunakan. Kalau proses tersebut terasa cukup rumit untuk dikerjakan sendiri, kamu bisa menggunakan jasa profesional seperti Animasi Studio.
Animasi Studio merupakan jasa pembuatan video animasi yang dapat membantu berbagai kebutuhan komunikasi visual perusahaan. Mulai dari animasi explainer, video edukasi, video sosialisasi, safety induction, company profile, video promosi, infografis, hingga berbagai jenis video animasi lainnya.
Dengan bantuan tim produksi, ide atau informasi yang awalnya terasa kompleks dapat dikembangkan menjadi konsep, script, storyboard, hingga video animasi yang siap digunakan.
Jadi, kalau kamu punya produk atau layanan yang sulit dijelaskan, tidak perlu selalu mengandalkan penjelasan panjang.
Ubah informasi yang kompleks menjadi visual yang lebih sederhana bersama Animasi Studio. Kunjungi animasistudio.com untuk melihat layanan dan contoh karya Animasi Studio, lalu konsultasikan kebutuhan video yang ingin kamu buat.